Salam hormat,

Bila beduk diketuk mengaturkan janji di pentas ibadah,
itulah isyarat untuk bersegera melangkahkan kakimu,
tanggungjawab yang takbisa ditawar atau tertunda
oleh nikmat kepastian dan yakindiri. Engkau cuma makhluk milik-Nya.
Memang demikian fitrahnya. Kecuali yang alpa.
(ii)

Bila kibaran bendera mencaturkan pilihan di pentas terbuka,
itulah juga isyarat untuk bersegera melangkahkan kakimu,
tanggungjawab yang takbisa ditawar, tapi masih juga bisa tertunda
oleh ketidakpastian sang ragu-ragu. Engkau bukan budak mereka.
Memang sukar memaksakan pilihan. Bila engkau tiada pilihan.
___________________________
- SEORANG AKU